Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2008

Senandung Peneguh Niat

Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun tanpa terasa seperempat abad lebih satu tahun sudah waktu yang telah diberikan Allah kepada diriku di dunia ini. Maisyah sudah kujalani hanpir 7 tahun, tetapi ada yang belum lengkap... apaan tuh Aisyahnya mana :) jadi malu... Mungkin senandung yang dilantunkan Abu Farhan (Spers 1) dibawah ini bisa jadi penyemangat bagi yang belum ketemu ama aisyahnya (termasuk yang nulis yah...:) Galau Apabila telah tiba masaku Untuk segera mengakhiri lajangku Dengan segenap kemampuan Allah berikan Insya Allah janjiku segera kutunaikan Tapi bila kuraba dalam hati Kadang seruntun pertanyaan silih berganti Adakah semua kulakukan terlalu dini Berdegup jantung di dada kendalikan diri Namun pernikahan begitu indah kudengar Membuatku ingin segera melaksanakan Namun bila kulihat aral melintang pukang Hatiku selalu maju mundur dibuatnya Akhirnya aku segera tersadar Hanya pada Allah-lah tempat aku bersandar Yang akan menguatkan hatiku ya...

Siapakah Dia?

Sejuk gemericik air di padang gersang Basah terasa aliri pipa yang kering hangat sentuhan nian damai terasa Berkahi langkah kita di spanjang hayatnya Kasih sayangnya sehangat mentari pagi Belaian tangannya selembut kain sutera Senyum manisnya tidurkan hati nan luka Pandang matanya tajamkan hati nan suci Dia adalah wanita paling berjasa Sejak kita lahir kedunia dan melanglang alam fana Tiada tandingan pujinya dalam hidup kita Yang melahirkan kita menyusui dan membesarkan kita Pertaruhkan jiwa raga membela kita semua Dia adalah ibunda dan selalu mendoakan kita Dalam keadaan lapang suka ataupun duka Tutur katanya adalah harapan doa Nasehat yang berguna sepanjang masa Keredhoannya adalah ridho Illahi Kemurkaannya adalah murka Illahi by Spers"Balada sebuah dangau" Allah berfirman: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah ...

Tarbiyah Ruhiyah

Mu'ahadah, Muraqabah, Muhasabah, Muaqobah, Mujahadah Tatkala kita ditimpa musibah Atau tertipu oleh kepalsuan Kala tergiur bungan kehidupan Terbujuk rayu godaan setan Tergelincir dalam jurang nifaq dan riya Jika hati hampa nilai ruhiyah Tiada kekuatan untuk memberi Hampa dari cahaya petunjuk-Nya Keikhlasan, muraqobah dan ketaqwaan Berhentilah diterminal ruhiyah Agar kalah nafsu amarah Tipu daya yang perindah kemungkaran Selamat dari jurang ujub, nifaq dan riya Berhentilah diterminal ruhiyah Agar sadar bahwa dunia fana Agar selalu ingat kematian Di kala dunia mencengkram jiwa Bermujahadah dalam beribahdan Bermuaqabah pada kekilafan bermuhasabah dari penyakit jiwa Bermuraqabah dengan keagungan-Nya Bermu'ahadah dalam syariah (Allah) by Suara Persaudaraan

Keseimbangan Hidup

Setiap diriku pulang ke Balikpapan untuk menengok orangtua tanpa naik Bis patas Bontang-Balikpapan atau mobil travel, pasti aku akan ganti kendaraan sebanyak 2 kali bis dan 3 kali angkot. Seperti pulangku bulan kemaren. Angkutan pertama membawaku dari kost menuju terminal Bontang ; aku naik angkot yang walaupun dari luar kelihatan gak layak untuk digunakan untuk angkutan umum tetapi setelah didalam mesinnya cukup bagus, suara mesin juga gak terlalu bising.  Angkutan kedua membawaku dari terminal Bontang menuju Samarinda ; aku naik bis yg tidak perlu disebut namanya. Dari luar bis itu begitu bagus full AC lagi plus music dan film. Tapi setelah didalam dan selama perjalanan , masya Allah AC-nya ternyata tidak berfungsi dengan baik, jalannya lambat dan ditengah jalan sempat berhenti pula karena ada kerusakan. Komplit penderitaan dengan kepala pusing dan perut mual. Alhamdulillah sampai ke Samarinda tanpa muntah di bis. Angkutan ketiga membawaku dari terminal Lempake Samari...

Siapakah...??

Email dari seorang teman.....semoga bermanfaat dan bisa dijadikan bahan renungan Bismillahirrohmanirrohim.. 1. Siapakah orang yang sibuk? Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu sholatnya, seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman A.S. Maka sempatkanlah bagimu untuk beribadah... dan bersegeralah! 2. Siapakah orang yang manis senyumannya? Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ketika ditimpa musibah, lalu dia berucap "Innalillahi wainna illaihi rajiuun." Kemudian berkata,"Ya Rabbi, Aku ridho dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman. Maka berbaik hatilah dan bersabar... 3. Siapakah orang yang kaya ? Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada, dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini. Maka bersyukurlah atas nikmat yang kau terima dan berbagilah..... 4. Siapakah orang yang miskin? Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada,selalu menumpuk-nump...

Kenangan di Kebun Belakang

Pagi ini cerah banget nih langit ... embun-embun masih betah lama-lama nempel diatas rumput hijau. Kagak takut apa ama matahari yg bentar lagi mengeluarkan PUKULAN MATAHARi...hehehe emangnya Wiro Sableng. Kakiku rasanya pengen banget digerakkan menuju kebun belakang rumah. Dah lama banget rasanya nggak jalan2 diatas pematang sawah (dulunya :)...klo sekarang cuma jadi kebun kangkung tp paling gak masih bisa buat kegiatan ibuku sbg tambahan by hidup). "Klo gak hati2 sekarang bisa jatuh ke air", pikirku. Masih seperti yang dulu, kebun belakang rumah penghuninya yah pohon rambutan, kecapi, jambu, cempedak, nangka... :). Baru loncat dari parit pematang aja dah disambut rambutan jatuh hehehe... kayak di iklan "KESAN PERTAMA BEGITU MENGGODA SELANJUTNYA DITIMPUK PAKE BUAH AJA". Yah maklum apalagi sekarang lagi musim buah, kayaknya mereka pengen banget ngajak aku main2 diatas dahannya. Jadi ingat yang dulu waktu aku masih menghabiskan waktu tidur2an dibawah atau diatas poho...

Simfoni Hati

Mentari perlahan beranjak undur diri... untuk kembali ke peraduannya, lelah letih terangi hari... dengan segala kemegahan angkasa Perlahan rembulan bangkit dari lelapnya... sambut bintang yang beriring mengitari, bersiap diri hiasi jagat raya... yang mendambakan indahnya alam sunyi.. Daku diam dalam sepi... terpekur dalam syahdunya simfoni hati... yang mendambakan kasih suci... tuk iringi langkah menggapai rabbani Lantunan kata mengalun indah... meresap dalam ke lubuk jiwa... dalam harap beriring doa tertuju satu pada Rabb semesta... Ya, Rabbi... bimbinglah hati ini... tuk senantiasa berjalan di shirath-Mu dan terjaga dari apa yang menjauhkan-Mu Ya, Rabbi... Tiada daya hati ini... menahan diri dari cinta insani yang membawa ruh terbang tinggi Ya, Rabbi... jika ada yang tersirat dihati... ijinkan diri menggapai sebuah cinta... yang membawa hidup dalam barokah ................................................... Bontang, akhir Februari 2008

Pelajaran Menjaga Hati dan Tebar Pesona

Hari ini mungkin bisa dikatakan agak sibuk bagiku, apalagi sebagai seorang operator console (OC) yang ikut membantu perekaman di TPT. Yang pastinya sore ini badanku lumayan cape setelah nyampe di kost. Tapi diantara kesibukkan hari ini ada sesuatu yang patut mendapat perhatian lebih. Sore tadi ada teman yang curhat kalau ada seorang yang mengatakan bahwa dia suka dengannya karena selama ini temanku begitu dekat baginya. Sering nanya kabar, kesehatan, serta tulisan-tulisan dan hal lain yang intinya perhatian baginya... tentunya hal tersebut mengagetkan teman tersebut yang selama ini tidak pernah menganggap sikapnya berlebihan dan menganggap sama kepada siapapun. Wallahu a'lam. Tapi dari pembicaraan tersebut ada hikmah dan pelajaran yang dapat aku ambil dalam menjalani hari-hariku selanjutnya dan sebagai muhasabah sekaligus koreksi atas sikap yang selama ini telah kujalani, antara lain : 1. Mungkin kita tidak sadar bahwa selama ini sikap, perbuatan, perhatian sert...