SPT-an Kantor Dulu dan Kini
Rutinitas tahunan di kantorku adalah hajatan SPT Tahunan baik orang pribadi maupun badan dimulai dari Bulan Januari sampai batas akhir tanggal 30 April.
Tahun ini adalah hajatan SPT pertamaku di KPP 526. Adalah hal yang wajar bila pelaksanaannya berbeda dengan kantor terdahulu KPP 727. Perbedaan ini tentunya terjadi karena adanya wilayah kerja dengan geografis yang berbeda, sistem pendukung seperti jaringan internet dan pengetahuan serta kemampuan mengoperasikan teknologi dari SDM tiap wajib pajak (WP) di wilayah yang berbeda.
Perbedaan antara kantor sekarang dengan kantor terdahulu antara lain:
1. Wilayah kerja secara geografis
Jika di 526, wilayah kerja hanya meliputi 1 kota sehingga jarak antara tempat tinggal/usaha WP ke KPP dapat dijangkau dengan mudah. Sebaliknya di 727, wilayah kerja meliputi 4 Kabupaten dan 1 ibukota provinsi ditambah lagi dengan realita kantor 727 tidak berada di wilayah kerja. Sehingga jarak tempuh ke KPP/KP2KP ditempuh susah payah bagi WP yang tempat tinggalnya dipelosok.
2. Sistem pendukung jaringan internet.
Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu kesulitan yang dialami WP di 727 dalam mengakses aplikasi adalah masalah jaringan internet yang hanya dapat diakses di daerah perkotaan sedangkan di daerah pedalaman jangankan internet, jalur surat menyuratpun di beberapa titik tidak dapat didatangi oleh petugas pos. Hal ini tentu berbeda jauh dengan 526 dalam hal sistem jaringan internet.
3. Pengetahuan dan kemampuan SDM
Yang pasti tidak mungkin dibandingkan antara WP 526 dengan 727 dalam hal tersebut. Mengingat tingkat pendidikan juga jauh antara Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan. Walaupun ada di beberapa kota di Kalimantan perkembangan pendidikan juga sudah mulai berkembang maju.
Dari perbedaan itu semua tentunya hajatan SPT Tahunan pasti berbeda. Di KPP 526 aku hanya bertugas dikantor, berbeda jauh pada saat di 727 aku harus bertugas bergilir di wilayah kerja baik di Pos Pelayanan atau di KP2KP yang biasanya sampai 1 pekan bahkan 2 pekan lamanya.
Terlepas itu semua, tujuan dari hajatan tersebut demi mendukung upaya peningkatan kepatuhan WP dalam melaporkan SPT Tahunan semakin lebih baik dan semakin lebih patuh dan tertib.
Yang pasti, harapanku dan harapan para pegawai DJP adalah kepatuhan meningkat tanpa harus berlembur-lembur ria sampai pukul 23.59....
Akhirnya apapun yang sudah dilalui dalam hajatan SPT baik di kantor dulu dan kini, selalu meninggalkan kesan yang mendalam, menjadikan suatu memori yang berkesan serta memberikan makna bahwa apapun hasil yang diraih bila dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berusaha maksimal maka akan memberikan kepuasan tersendiri dan akan diingat selamanya. Insyaa Allah...
Yaa Allah Yaa Rabb... berikanlah kepada kami kesungguhan dan keistiqomahan serta jauhkan sikap berputus asa dalam melaksanakan dan menjalankan segala amanah yang kami emban.. Aamiin...
"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesudah cucuran air mata akan terbit sebuah senyuman, dan setelah malam ada siang."_Laa tahzan_Dr. Aidh Al Qarni
Sebening embun pagi, penghujung Maret 2022
Komentar
Posting Komentar